Tiga Nama Ramaikan Bursa Ketua Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin hingga Abah Anton Ikut Mendaftar

Persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang mulai memanas. Tiga tokoh resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Malang.

Ketiga nama tersebut yakni Djoko Prihatin, Rudy Nugroho, dan mantan Wali Kota Malang Moch Anton atau yang akrab disapa Abah Anton. Mereka datang langsung untuk mengambil sekaligus menyerahkan formulir pendaftaran kepada panitia Musda.

Ketua Steering Committee Musda Golkar Kota Malang, Drs Yuliono, menjelaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dibuka sesuai mekanisme organisasi partai. Tahapan penjaringan calon dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada kader terbaik Golkar Kota Malang mengikuti kontestasi pemilihan ketua.

Menurutnya, ketiga bakal calon yang telah mendaftar memiliki latar belakang dan pengalaman politik yang cukup kuat di internal Partai Golkar maupun dalam pemerintahan.

Djoko Prihatin dikenal sebagai kader senior yang cukup lama aktif dalam struktur organisasi Golkar Kota Malang. Sementara Rudy Nugroho merupakan tokoh muda partai yang dinilai memiliki jaringan kuat di kalangan kader internal.

Sedangkan Abah Anton menjadi salah satu figur yang cukup diperhitungkan karena pernah menjabat sebagai Wali Kota Malang dan memiliki basis pendukung yang besar di masyarakat maupun di tubuh Partai Golkar.

Panitia Musda menyebut setelah proses pendaftaran selesai, tahapan berikutnya adalah verifikasi administrasi dan pemenuhan syarat dukungan dari para pemilik hak suara.

Yuliono menegaskan bahwa seluruh bakal calon wajib memenuhi ketentuan organisasi sesuai aturan Partai Golkar, termasuk dukungan dari pengurus kecamatan dan organisasi pendiri maupun yang didirikan partai.

Ia berharap pelaksanaan Musda Golkar Kota Malang dapat berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi partai ke depan.

Sementara itu, Djoko Prihatin menyampaikan dirinya maju sebagai calon ketua karena ingin membawa Golkar Kota Malang menjadi partai yang lebih solid dan mampu meningkatkan kekuatan politik pada Pemilu mendatang.

Hal senada juga disampaikan Rudy Nugroho yang mengaku siap membangun regenerasi dan memperkuat komunikasi antar kader agar Golkar semakin berkembang di Kota Malang.

Di sisi lain, Abah Anton menilai Golkar membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan seluruh elemen partai. Ia berharap Musda dapat menjadi momentum mempererat kebersamaan kader, bukan justru memunculkan perpecahan internal.

Pelaksanaan Musda Partai Golkar Kota Malang sendiri menjadi perhatian banyak pihak karena akan menentukan arah politik partai dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang.

Dengan munculnya tiga nama tersebut, persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang diperkirakan berlangsung ketat dan penuh dinamika politik internal.

REDAKSI DPD GOLKAR KOTA MALANG

Seluruh konten informasi di portal ini diterbitkan secara resmi oleh Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPD Partai Golkar Kota Malang.