![]() |
| Pengesahan : Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin (kanan), mendampingi Ketua Umum DPP Partai Golkar. |
Usai resmi dilantik Minggu (15/2) kemarin, Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, langsung tancap gas. Nggak pake lama, dia langsung nyusun strategi biar suara Golkar di Pemilu 2029 makin ngebut.
Fokus utamanya? Gen Z, dong! Soalnya generasi ini diprediksi jadi lumbung suara paling gede. Jadi nggak heran kalau abis nerima SK dan dikukuhin langsung sama ketua umum DPP, Djoko bilang kepengurusan barunya udah legit banget secara hukum. Tapi, katanya, partai nggak mau cuma jalan di atas kertas doang.
Formasi baru ini diklaim bakal tampil lebih fresh dan relate sama anak muda. Regenerasi jadi prioritas, sesuai arahan pusat biar makin banyak anak muda dikasih panggung. Bahkan, mereka sampai bikin posisi wakil ketua khusus buat ngurusin Gen Z. Serius nggak tuh?
Struktur kepengurusan sekarang juga didesain biar bisa nyentuh yang sebelumnya belum terlalu ke-garap: mulai dari pemilih muda, komunitas kreatif, sampai para influencer yang punya pengaruh gede di dunia digital.
Djoko, yang juga anggota DPRD Kota Malang, bilang kalau kehadiran Bidang Gen Z ini bentuk adaptasi sama politik yang makin dinamis. Sekarang politik nggak cuma soal rapat-rapat formal atau tatap muka, tapi juga perang opini di media sosial. Siapa yang kuat di digital, dia yang bisa ngatur persepsi publik.
Di sisi lain, Golkar Kota Malang juga negesin posisinya di pemerintahan daerah. Sebagai bagian dari koalisi, mereka siap dukung dan kawal semua program Pemkot sampai masa jabatan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, kelar lima tahun nanti.
Intinya? Golkar lagi coba tampil lebih muda, lebih digital, dan lebih dekat sama Gen Z. Gaspol ke 2029
https://audio.jukehost.co.uk/2TRh0ChLSFEEeoCZ6PqZUMSlWrUwNDV1
