Biar makin solid, Pemkot Malang lagi asyik banget nih collab bareng circle pengusaha. Kali ini, mereka menggandeng Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Momen
kebersamaan ini tumpah ruah pas acara bukber seru yang dihadiri formasi
lengkap: orang pemkot, pebisnis, sampai berbagai asosiasi bisnis
se-Malang Raya.
Wakil Wali Kota Malang, Pak Ali Muthohirin, happy dan respect banget sama inisiatif bukber ini. Buat beliau, KADIN dan HIPMI itu ibarat support system paling krusial buat ngejaga vibes ekonomi daerah tetap stabil sekaligus jadi motor penggeraknya.
Nah, HIPMI dapet spotlight khusus nih buat nyiapin anak-anak muda ngadepin bonus demografi di tahun 2030 nanti. Makanya, numbuhin mindset pebisnis di kalangan anak muda tuh udah jadi top priority buat Pemkot.
"Bonus
demografi itu harus dipersiapin matang. Kalau anak mudanya nggak
diarahin buat melek bisnis, jatuhnya malah bisa jadi bencana demografi
lho," kata Pak Wawali, Sabtu (7/3/2026) malam.
Biar nggak kejadian yang aneh-aneh, Pemkot Malang janji bakal all out bareng KADIN dan HIPMI buat ngebangun ekosistem bisnis yang youth-friendly. Support-nya nggak main-main: mulai dari mentoring, ngasih akses modal, sampai ngebantu perluas networking.
Nggak cuma itu, Pak Ali juga spill kalau ekonomi kreatif (ekraf) bakal jadi ujung tombak Malang ke depannya. Beliau yakin Malang punya tiga cheat code utama :
- Budaya lokal yang ikonik banget jadi identitas Malang.
- Talenta muda yang out of the box dan super inovatif.
- Anak muda yang sat-set dan adaptif banget sama teknologi.
"Kombinasi culture, talenta, dan teknologi ini overpower banget. Kalau dimaksimalkan, ekraf kita bisa level up
sampai dua atau tiga kali lipat dari sekarang," tambahnya. Asal tahu
aja nih, sekarang ekraf udah nyumbang lumayan gede, sekitar 40-60 persen
buat ekonomi daerah. Kece kan?
Di sisi lain, Ketua KADIN Kota Malang, Pak Djoko Prihatin, juga gaspol dukung sinergi ini. Menurutnya, chemistry antara pemerintah, dewan, dan pelaku usaha itu kunci utama biar ekonomi Malang tetap survive dan terus berkembang walau tantangan global lagi lumayan ribet.
"Kita pengen duduk bareng Pemkot buat nyari insight
bareng, biar iklim investasi di Kota Malang makin enak buat siapa aja
yang mau buka usaha," ungkap sosok yang juga jadi Ketua DPD Partai
Golkar Kota Malang ini.
Sebagai highlight
acara, KADIN Kota Malang juga bagi-bagi apresiasi lewat ajang “KADIN
Award Economic and Leadership”. Ada tujuh kategori penghargaan yang
dikasih buat kepala daerah sampai para local boss yang sukses ngasih impact gede buat ekonomi Malang.
Kerennya lagi, penerima award ini ada pengusaha yang sukses tembus pasar Amerika Serikat, sampai kreator animasi yang udah dapet klien internasional!
Pak Djoko berharap award ini bisa jadi trigger positif buat teman-teman pengusaha lain supaya makin semangat melebarkan sayap, go national bahkan go international. Yuk, anak muda Malang, waktunya unjuk gigi dan ciptakan peluang cuan kalian sendiri!
https://audio.jukehost.co.uk/gL07LbLkT4F4D9NJHZ2oo6CaLrv6zJhb