![]() |
Foto : Koleksi CD dan DVD jadul |
Eh, pada inget gak sih masa-masa dulu waktu CD dan DVD lagi jaya-jayanya? Waktu itu, kalau mau dengerin lagu atau nonton film, pasti langsung ke toko buat beli disc fisiknya. Buka kotaknya, baca booklet-nya, trus masukin ke player. Seru banget, kan? Tapi sekarang, di tahun 2026 ini, semuanya udah serba digital. Spotify buat musik, Netflix buat film, semuanya tinggal klik doang. Jadi, nasib CD dan DVD gimana ya? Udah mati suri apa malah lagi comeback? Yuk, kita bahas bareng dengan bahasa
Awalnya, CD dan DVD emang revolusioner. CD muncul tahun 80-an, gantiin kaset tape yang gampang rusak. DVD dateng tahun 90-an, bikin nonton film di rumah jadi lebih HD dan punya bonus feature keren. Tapi, begitu internet kenceng dan streaming muncul, semuanya berubah. Penjualan CD turun drastis dari tahun 2000-an, sampe sekarang cuma niche market aja. DVD juga sama, banyak orang milih langganan bulanan daripada beli fisik yang makan tempat. Bahkan, vinyl record yang lebih tua malah lebih laris daripada CD sejak 2023!
Tapi jangan buru-buru nyangka mereka bakal hilang selamanya. Di era digital ini, justru ada tren balik ke barang fisik. Orang-orang capek sama subscription yang bisa ilang kapan aja, atau konten yang dikontrol algoritma. Mereka pengen "own" sesuatu yang nyata, yang bisa dipegang dan dikoleksi.
Nah, yang bikin surprise, Gen Z lah yang lagi bikin CD dan DVD jadi cool lagi! Anak muda sekarang lagi pada cari cara buat offline, jauh dari layar HP yang bikin stress. Lebih dari setengah Gen Z lagi eksplor physical media, termasuk CD, DVD, bahkan vinyl. Buat mereka, ini kayak barang vintage yang aesthetic. Bayangin, punya rak penuh CD musik favorit atau DVD film klasik, bisa dipajang di kamar sebagai self-expression.
Contohnya, di US dan UK, penjualan CD lagi naik setelah bertahun-tahun turun. Gen Z 33% lebih suka beli merchandise artis, termasuk CD, daripada orang biasa. DVD juga lagi dicari, orang bahkan nyari player lama kayak VCR atau DVD player karena bosen sama AI-generated content di streaming. Keren kan? Ini bukan cuma nostalgia, tapi bentuk pemberontakan terhadap dunia digital yang serba cepet dan gak punya jiwa.
![]() |
| Foto : Pedagang VCD dan DVD yang masih eksis di beberapa sudut kota |
Jadi, nasib CD dan DVD gimana ke depannya? Gak bakal hilang kok, tapi bakal evolve. Di sektor teknologi, CD/DVD lagi dipake buat storage data yang aman dan offline, terutama di bisnis sensitif. Mereka tahan puluhan tahun kalau disimpen bener, beda sama cloud yang bisa hack atau ilang. Buat entertainment, mereka tetep relevan buat collectors, audiophiles yang suka kualitas suara asli, atau film enthusiasts yang pengen bonus feature tanpa iklan.
Tapi ya, mereka gak bakal balik dominan kayak dulu. Streaming tetep raja, tapi physical media ini kayak pelengkap yang bikin hidup lebih berwarna. Kata ahli, ini soal adaptasi: CD/DVD bakal terus berubah sesuai kebutuhan zaman.
Intinya, CD dan DVD lagi alamin renaissance kecil-kecilan di tengah banjir digital. Buat lo yang lagi bosen scrolling Netflix atau Spotify, coba deh mulai koleksi lagi. Siapa tau, ini cara lo buat relaks dan punya sesuatu yang "real" di dunia maya ini. Gimana, lo tim digital atau tim fisik?
https://audio.jukehost.co.uk/h4ngmZDzMMd5hkIHZbC7sBoDwUHn1Kc1

