Vibes Baru Golkar Kota Malang: Tinggalkan Drama, Gaspol Rangkul Anak Muda & Move On Bareng Senior!

Momen bulan puasa emang paling pas buat cooling down dan maaf-maafan. Nah, vibes ini juga yang lagi dibangun sama circle DPD Partai Golkar Kota Malang. Ketua baru, Djoko Prihatin, baru aja ngadain bukber sekalian sowan ke para senior partai. Tujuannya satu: Bikin Golkar makin solid dan move on dari drama politik internal yang sempat lumayan hot.

Djoko bilang, ajang ngabuburit dan Safari Ramadhan ini jadi timing yang pas banget buat ngerapetin barisan lagi. "Habis lewatin dinamika yang lumayan menguras energi kemarin, kita pengen duduk bareng lagi. Puasa ini jadi momen kece buat nyambung silaturahmi dan nyamain frekuensi," ungkap Djoko.

"Kode Keras" dari Para Senior: No More Drama!

Di momen nongkrong bareng ini, para sesepuh ngasih wejangan alias "kode keras" buat kepengurusan yang baru. Pesannya simple tapi deep: Jaga kekompakan dan rangkul semua pihak, termasuk mereka yang kemarin sempat beda kubu. Ibaratnya, no one left behind!
Kata Djoko, para senior notice banget kalau visi besar partai nggak bakal bisa tembus kalau circle internalnya masih asyik berantem. "Beliau-beliau minta kita yang kemarin beda pendapat disatukan lagi. Semua demi kebaikan partai ke depannya," tambahnya.

Acara bukber ini dihadiri tokoh-tokoh senior kayak Pak Yudo Nugroho (Ketua Dewan Penasehat), Pak Kris, dan Pak Sunari Tanto. Oh ya, buat senior lain kayak Bung Sofyan Edi Jarwoko yang absen, Djoko ngaku udah silaturahmi duluan ke rumahnya. Pesan dari Bung Edi juga senada: Stay solid biar Golkar bisa comeback jaya lagi di Kota Malang.

Roadmap ke Depan: Fokus Glow Up & Rangkul Gen Z

Terus, next step-nya apa nih? Djoko ternyata udah nyiapin roadmap yang asik. Nggak cuma ngurusin konsolidasi internal dari atas sampai tingkat kelurahan, doi mau gaspol bikin program kaderisasi biar Golkar punya leader muda yang smart dan melek politik.

Golkar Malang juga bakal tampil lebih open (inklusif). Mereka pengen ngedorong lebih banyak keterlibatan anak muda dan perempuan. Pokoknya bakal lebih sering collab bareng komunitas pemuda, tokoh agama, sampai pegiat sosial. Targetnya jelas: bikin partai beringin ini makin relevan sama vibes masyarakat zaman now.

Momen Kebangkitan Bareng Darah Muda

Sementara itu, Pak Yudo Nugroho selaku senior ngingetin kalau beda pendapat pas pemilihan ketua tuh wajar banget, valid no debat. Tapi sekarang, pro-kontra itu harus disudahi. "Perbedaan pendapat kemarin insya Allah segera cair. Sekarang waktunya kita balik ke rel awal: berjuang buat rakyat," kata Pak Yudo.

Senada sama Pak Yudo, senior lainnya, Pak Kris, ngelihat momen ini sebagai ajang epic comeback. Menurutnya, kombinasi pengalaman senior ditambah energy dari kader-kader muda adalah modal besar.
"Kemarin kita sempat kena mental (pukulan) sedikit, tapi sekarang waktunya kompak lagi. Dengan kepengurusan baru yang banyak ngelibatin anak muda, ini momen pas buat bikin kekuatan Golkar makin gede," tegas Kris.

Intinya: Chapter drama musyawarah daerah udah resmi ditutup. Sekarang, Golkar Kota Malang mau fokus glow up, perkuat networking, dan buktiin kalau mereka siap kerja nyata buat warga. Gaspol!

 

https://audio.jukehost.co.uk/ui2IJTXUPFPgMcnuYlZU0zsMI2EqX9IG 

REDAKSI DPD GOLKAR KOTA MALANG

Seluruh konten informasi di portal ini diterbitkan secara resmi oleh Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPD Partai Golkar Kota Malang.