Kota Malang – Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Malang, Suryadi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum untuk melakukan perubahan nyata. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Pengajian Umum dan Grebeg Suro 2026 di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, pada 16 Juni 2026.
Di hadapan ratusan jamaah dan warga yang hadir, Suryadi menekankan bahwa pergantian tahun Hijriah bukan sekadar perubahan angka pada kalender, melainkan refleksi dari peristiwa bersejarah hijrahnya Rasulullah SAW.
"Perjalanan hijrah mengajarkan keberanian untuk berubah, memperbaiki keadaan, dan membangun peradaban yang lebih baik. Di tengah kondisi sosial saat ini, semangat hijrah menjadi sangat relevan," ujar Suryadi dalam sambutannya.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kedungkandang ini menyoroti berbagai persoalan sosial yang masih menjadi tantangan bersama. Mulai dari masalah ekonomi masyarakat, kesenjangan akses pendidikan, hingga ancaman pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Ia juga menyayangkan mulai lunturnya budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurut Suryadi, berbagai persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan jika hanya mengandalkan peran pemerintah. Mengutip Surat Ar-Ra'd ayat 11, ia mengingatkan bahwa Allah SWT tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
"Ayat ini mengajarkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran dan ikhtiar bersama. Momentum Tahun Baru Islam ini hendaknya menjadi titik refleksi bagi kita untuk berhijrah dari sikap apatis menjadi peduli, dari perpecahan menuju persatuan, dari kepentingan pribadi menuju kemaslahatan bersama," tegasnya.
Sebagai wakil rakyat, Suryadi menegaskan bahwa DPRD Kota Malang memiliki komitmen kuat untuk mengawal pembangunan yang holistik. Ia memandang pembangunan sebuah daerah tidak boleh hanya diukur dari megahnya infrastruktur dan angka pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, kualitas moral, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat adalah pilar yang tak kalah penting.
DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil, memperjuangkan pemerataan pendidikan, dan memperkuat program-program pembinaan generasi muda. Semangat pengabdian ini sejalan dengan hadis Nabi yang menyebutkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Menutup pidatonya, Suryadi berpesan agar momentum 1 Muharram dan tradisi Grebeg Suro ini dapat menjadi perekat kebersamaan warga. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan politik dan latar belakang sosial jangan sampai menjadi alasan untuk terpecah belah.
"Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan sejahtera. Mari kita jadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini sebagai momentum hijrah menuju masyarakat yang lebih religius dan kuat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan," pungkas Suryadi.
Acara Pengajian Umum dan Grebeg Suro di Cemorokandang ini berlangsung khidmat dan meriah, menjadi wujud pelestarian tradisi sekaligus wadah silaturahmi yang kuat antarwarga di Kecamatan Kedungkandang.
https://audio.jukehost.co.uk/019ed1d8-c8a1-710c-8a0c-4d936c7ee9a2