KOTA MALANG – Tak perlu menunggu lama. Setelah dipercaya memimpin Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kedungkandang, Sri Mulyana langsung menunjukkan kerja nyata di tengah masyarakat.
Anggota DPRD Kota Malang tersebut menghadiri peresmian selesainya pembangunan gorong-gorong dan pavingisasidi Jalan Kapri, RT 05/RW 04, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Pembangunan yang bersumber dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Malang tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat tidak berhenti sebatas disampaikan, tetapi diperjuangkan hingga menjadi pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
Sebelumnya, kondisi jalan di kawasan tersebut belum rata dan kerap menimbulkan genangan air ketika hujan. Melalui pembangunan gorong-gorong dan pavingisasi, persoalan tersebut kini mulai teratasi.
“Ini adalah wujud nyata dari aspirasi masyarakat yang sudah kami tampung dan kami perjuangkan melalui program Pokir. Jalan yang sebelumnya belum rata dan banyak genangan air, alhamdulillah sekarang sudah kita minimalisir,” ujar Sri Mulyana.
Dari Muscam, Langsung Kerja Nyata
Momentum peresmian pembangunan ini menjadi semakin strategis karena berlangsung setelah Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kedungkandang, yang menetapkan Sri Mulyana sebagai Ketua PK Partai Golkar Kedungkandang.
Bagi Sri Mulyana, jabatan tersebut bukan sekadar posisi struktural partai, tetapi merupakan amanah untuk memperkuat kerja politik sekaligus pelayanan kepada masyarakat.
Ia pun menegaskan bahwa keberadaan Partai Golkar di Kedungkandang harus semakin terasa melalui kerja nyata.
“Ini juga menjadi bukti bahwa bendera Partai Golkar sudah dikibarkan kembali di wilayah Kedungkandang setelah terlaksananya Muscam kemarin. Semoga ini menjadi awal dari pembangunan yang lebih baik di Kecamatan Kedungkandang melalui Fraksi Partai Golkar,” tegasnya.
Golkar Tak Cukup Hanya Bicara
Sri Mulyana menilai, politik pada akhirnya harus memberikan manfaat konkret bagi masyarakat. Karena itu, komunikasi dengan warga akan terus diperkuat untuk memastikan persoalan yang muncul di tingkat lingkungan dapat diperjuangkan melalui jalur legislatif maupun struktur partai.
Baginya, pembangunan gorong-gorong dan pavingisasi di Bumiayu bukan sekadar proyek infrastruktur. Pembangunan tersebut menjadi simbol bahwa aspirasi masyarakat dapat dikawal dari bawah hingga masuk dalam proses penganggaran dan akhirnya diwujudkan menjadi pembangunan.
“Yang paling penting adalah masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Kami akan terus mendengar apa yang menjadi kebutuhan warga dan memperjuangkannya sesuai kewenangan yang ada,” kata Sri Mulyana.
Terpilihnya Sri Mulyana sebagai Ketua PK Golkar Kedungkandang sekaligus posisinya sebagai anggota DPRD Kota Malang menjadi modal penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi sekaligus memperluas kerja-kerja kerakyatan di wilayah Kedungkandang.
Peresmian pembangunan di Jalan Kapri pun menjadi langkah awal. Setelah konsolidasi organisasi melalui Muscam, kini saatnya struktur Partai Golkar Kedungkandang menunjukkan bahwa politik bukan hanya tentang kontestasi, tetapi juga tentang kerja, keberpihakan, dan hasil yang bisa dirasakan masyarakat.

