
Kota Malang - Semarak Pesta Karya Partai Golkar Kota Malang tidak hanya menghadirkan hiburan dan kreativitas, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan potensinya melalui Turnamen Orado Partai Golkar. Minggu 13 September 2026
Turnamen Orado yang digelar dalam rangkaian kegiatan Pesta Karya tersebut berlangsung penuh antusiasme. Sejumlah tim tampil kompetitif, menunjukkan kemampuan, strategi, sekaligus sportivitas dalam memperebutkan posisi terbaik.
Dari hasil pertandingan, Singo 1 yang diperkuat oleh Ali dan Zainul berhasil keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih oleh tim Blimbing Menguning melalui pasangan Wahyu Widodo dan Nur Saucik.
Sementara itu, Tim Garuda 2 berhasil menempati Juara 3, disusul pasangan Kartika dan Soleh yang meraih Juara 4.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menegaskan bahwa turnamen Orado tersebut tidak semata-mata digelar untuk mencari pemenang. Menurutnya, kompetisi ini menjadi bagian dari upaya Partai Golkar dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang, menemukan bakat baru, sekaligus memperkuat interaksi dan silaturahmi antarkader.

"Kegiatan ini bukan hanya sekadar mencari juara. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaring bakat, melakukan pembinaan generasi muda, membangun silaturahmi, sekaligus memperkuat konsolidasi," ujar Djoko.
Djoko menambahkan, Partai Golkar Kota Malang juga ingin memperkenalkan Orado sebagai salah satu cabang olahraga baru yang telah diakui oleh KONI kepada para kader dan masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, perkembangan olahraga berbasis digital memiliki potensi besar untuk menjadi ruang pembinaan generasi muda. Karena itu, Partai Golkar Kota Malang tidak ingin sekadar menjadi penonton, melainkan ikut memberikan ruang dan fasilitas bagi mereka yang memiliki minat serta bakat di bidang tersebut.
"Orado ini kita kenalkan kepada kader dan generasi muda. Harapannya, dari kegiatan seperti ini muncul atlet-atlet atau talenta baru yang nantinya bisa terus dibina dan dikembangkan," lanjutnya.
Bukan Sekadar Turnamen, Mabar Rutin Jadi Ruang Pembinaan
Komitmen tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan turnamen Pesta Karya semata. DPD Partai Golkar Kota Malang juga membuka ruang bagi para penggemar Orado untuk melakukan latihan dan mabar (main bareng) secara rutin di kantor DPD Partai Golkar Kota Malang.
Kegiatan mabar rutin tersebut dilaksanakan setiap Rabu dan Sabtu malam, mulai pukul 20.00 WIB. Agenda ini diharapkan menjadi wadah untuk menjaga kesinambungan pembinaan, sekaligus mempertemukan para pemain dari berbagai wilayah dan komunitas.
"Jadi tidak berhenti di turnamen saja. Kita juga menyediakan ruang untuk latihan dan mabar rutin setiap Rabu dan Sabtu malam di kantor DPD. Ini bagian dari pembinaan sekaligus mempererat tali silaturahmi," kata Djoko.
Siapkan Turnamen Antarpengurus PL
Tak berhenti di Pesta Karya, Partai Golkar Kota Malang juga telah menyiapkan agenda lanjutan untuk semakin menghidupkan olahraga Orado di lingkungan internal partai.
Djoko mengungkapkan, pada momentum HUT Partai Golkar mendatang, pihaknya berencana menggelar turnamen Orado yang mempertemukan antarpengurus Pimpinan Kelurahan (PL). Turnamen tersebut diharapkan menjadi sarana efektif untuk memperkuat komunikasi dan kekompakan kader hingga ke tingkat akar rumput.
Dengan konsep tersebut, olahraga tidak hanya ditempatkan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi Partai Golkar Kota Malang dalam membangun kedekatan dengan generasi muda, memperluas ruang kaderisasi, serta memperkuat konsolidasi organisasi.
"Dari lapangan pertandingan menuju ruang kaderisasi. Dari hobi menjadi prestasi. Dari kompetisi menjadi silaturahmi dan konsolidasi."
Melalui Pesta Karya dan rangkaian kegiatan Orado ini, Partai Golkar Kota Malang membuktikan bahwa ruang politik juga dapat dibangun melalui pendekatan yang kreatif, sportif, kekinian, dan dekat dengan anak muda.
https://ia600605.us.archive.org/8/items/orado-turnamen/orado%20turnamen.mp3
